Herbal Anugrah Alam

   Akar Pule Pandak Penurun Tensi

                Pule pandak sudah lama dikenal masyarakat sebagai tumbuhan yang berkhasiat obat. Akarnya bisa menurunkan tekanan darah dan sekaligus sebagai obat penenang.

                Pule pandak tidak sama dengan pule. Pule pandak (Rauwolfia serpentina) berupa semak, sedangkan pule (Alstonia scholaris) berupa pohon yang bisa 20 m tingginya. Kedua tumbuhan yang hampir serupa namanya itu , sama-sama berkhasiat sebagai obat. Pule pandak, akarnya sangat besar kegunaannya bagi penderita tekanan darah tinggi.

                Di alam terbuka, pule pandak yang terkenal sebagai" akar tikus". Tanaman ini banyak tumbuh di hutan-hutan jati. Ini bisa dimaklumi, karena tumbuhan itu memang tahan hidup di daerah yang beriklim kering. Sebagai semak setinggi 15-30 cm, Rauwolfia bercabang jarang. Akar tunggangnya menggelembung, sampai besarnya melebihi batangnya. Batangnya yang kuning coklat dan halus permukaannya tapi beralur itu, bila ditoreh akan mengeluarkan getah putih yang sepet-pahit rasanya.

Kandungan dan Khasiatnya

                Senyawa aktif yang mampu menurunkan tekanan darah itu ialah reserpina yang "diisolasikan" dari akar. Selain reserpina, akar pule pandak juga mengandung ajmalina, yang bersifat sebagai "tranquilizer"(penenang). Sifat ini bisa meniadakan kegelisahan dan kegugupan yang biasa dirasakan penderita tekanan darah tinggi.

                Karena itu beberapa ahli obat-obatan berpendapat , bahwa pemakaian pule pandak lebih efektif dibanding dengan pemakaian reserpina hasil 'isolasi" yang murni. Namun perlu diingat, bahwa "reserpina' adalah obat keras. Jadi pemakaiannya harus hati-hati. Kalau tidak perlu sekali, dokter tidak akan memberikannya.

                Pemakaian obat itu memang harus dengan pengawasan dokter. Di beberapa apotik reserpina diedarkan dengan nama dagang : adelphane, bendigon, brinerdin, dellasidrex, inerpin, protensin, resapin, ser-ap-es, dan serpasil. Sedangkan ekstrak akar pule pandak yang menggunakan ajmalina juga (jadi tidak terdiri dari reserpina saja), diedarkan sebagai Rautrax-25.

Pemakaian Tradisional

                Cara menggunakan pule pandak secara tradisional sebagai jamu ialah sebagai berikut : akar pule pandak sebesar jari dicuci bersih, kemudian dikunyah sampai betul-betul lumat, lalu langsung ditelan. Sesudah itu minum air putih suam-suam kuku secukupnya. Takarannya sehari hanya 2 kali. Pemakaiannya dibatasi sampai gejalanya hilang (tekanan darah normal kembali).

 

Sumber : Majalah Trubus 231. TH. XX. Februari 1989. Penulis, Wahyono-Biologi Farmasi, Fak. Farmasi, UGM, Yogyakarta.

 

Update terakhir: October 23. 2021 11:31:44
Pilihan Bahasa