Herbal Anugrah Alam

   Cara Sehat untuk Atasi Bau Mulut Selama Berpuasa

                Puasa secara fisik atau lahir ditujukan untuk menahan diri untuk tidak makan dan minum. Makan dan minum hanya dilakukan pada waktu sahur yaitu sebelum  adzan subuh tiba dan juga pada waktu buka puasa terhitung setelah adzan maghrib dikumandangkan. Semua orang yang berpuasa tentunya menginginkan tubuhnya tetap sehat dan fit. Oleh kaerena itu, pada saat kita sahur maupun berbuka puasa dianjurkan untuk tetap mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang baik itu karbohidrat, protein, lemak serta vitamin dan mineralpun jangan sampai ditinggalkan.

                Dengan mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang, meskipun kita puasa menahan lapardan haus kurang lebih sekitar 13 jam, tubuh bisa tetap dalam keadaan bugar dan sehat. Akan tetapi meskipun tubuh kita bugar dan sehat selama berpuasa, seringkali muncul gangguan sosial dari tubuh kita yaitu seperti bau mulut. Masalah ini sering menjadikan kita tidak pede saat berbicara  dan berbaur dengan orang-orang di sekitar kita.

                Bau mulut itu bisa terjadi dikarenakan sejak pagi hingga sore hari perut kita berada dalam kondisi kosong. Keadaan lambung kosong serta hawanya yang keluar lewat mulut menimbulkan bau yang tidak sedap, terlebih bila orang itu mengalami sakit maag. Bau yang keluar akan lebih menyengat.Menurut dr. Rosa, pada saat kondisi normalpun mulut kita memang sudah penuh dengan bakteri. Bakteri-bakteri ini jugalah yang menyebabkan bau mulut seringkali muncul pada orang berpuasa. Bau mulut ini tidak hilang karena tidak ada minuman ataupun makanan yang "membilas"nya selama kita berpuasa. Akan tetapi jangan khawatir, ada cara mudah untuk mengatasi bau mulut yang tidak sedap yaitu menggunakan ramuan tanamam obat yang tergolong cara yang mudah dan alami.

Berikut ini cara meramu bahan-bahan tersebut :

Ramuan I

                15 helai daun muda jeruk nipis + tepung beras secukupnya. Caranya, daun jeruk nipis dicuci bersih lalu dihaluskan atau dilumatkan. Tambahkan tepung beras secukupnya pada halusan atau lumatan daun jeruk nipis. Campuran itu diaduk sampai rata, kemudian bentuklah menyerupai pil, butiran pil tersebut ditelan sebanyak 3 kali sehari 1 butir setelah makan. Lakukan hal ini selama beberapa hari.

Ramuan II

                1 Genggam daun beluntas muda. Caranya, daun beluntas dicuci bersih lalu dikukus. Makan sebagai lalap. Bisa anda lakukan pada saat sahur ataupun berbuka puasa di sore hari. Lakukan hingga beberapa hari.

Nah, sangat mudah sekali kan mengenai bahan dan cara pembuatannya. Jadi jangan khawatir jika Anda berpuasa. Amal ibadah tetap diperoleh dengan cara dan niat yang benar/lurus, sedangkan urusan bau mulut mudah untuk diatasi.

Sumber : Majalah Herba edisi 51/Oktober 2006. Penulis, Ilmi.   

 

 

Update terakhir: October 23. 2021 11:31:44
Pilihan Bahasa