Herbal Anugrah Alam

   Jamur-Jamur Berkhasiat

                Ada beberapa jenis jamur tak beracun yang bermanfaat. Sebagai bahan makanan, kita mengenal jamur merang, jamur kuping, jamur tiram, dan jamur payung yang bisa diolah menjadi hidangan lezat bergizi tinggi. Selain itu dalam literatur Cina kuno tertulis bahwa jamur kuping bisa dimanfaatkan sebagai penurun tekanan darah tinggi, dan jamur payung sebagai penurun kolesterol. Ternyata hasil penelitian FAO (Food and Agriculture Organization) pun mendukung pendapat itu.

                Jamur banyak ditemukan dihutan-hutan, kebun, atau ditempat yang lembab. Ia senang tumbuh diatas kayu-kayu mati atau tumpukan jerami padi yang selalu basah oleh air. Akhir-akhir ini jamur banyak dibudidayakan orang misalnya jamur tiram.

                Jenis-jenis jamur lain yang populer adalah jamur kuping (Auricularia Sp. )Sesuai dengan namanya jamur ini mirip dengan kuping. Jamur kuping yang dipungut segar, tudungnya seperti bentuk agar-agar yang dikeringkan, menyusut, dan mengeriput seperti kulit bertulang rawan. Warnanya ada yang putih kecoklatan.,hitam, sampai merah. Daun kupingnya juga bervarias, dari yang tipis tebal sampai yang tipis bergerombol. Jamur yang banyak tumbuh pada batang-batang kayu ini banyak juga diusahakan orang pada serbuk-serbuk kayu yang sudah dipadatkan. Di Indonesia jamur kuping biasa dijual dalam keadaan kering. Sementara di Taiwan, pembelinya bisa memperoleh jamur kuping segar macam pembeli ikan basah

                Jenis jamur kayu yang terkenal dan banyak dikalengkan adalah jamur payung shiitake (Lentinus edodes) dikenal juga dengan sebutan dry-mushroom. Dalam bahasa cina, jamur shiitake disebut juga hyoko. Menurut hasil penelitian FAO, jamur-jamur yang disebutkan ini dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kekurangan gizi, karena banyak mengandung protein, vitamin B1 dan B2. Jamur tiram, jamur merang, dan champignon mengandung asam folat tinggi, sehingga mampu mencegah dan menyembuhkan anemia (kurang darah). Jamur merang (mushroom), jamur payung (shiitake) , ternyata juga mengandung zat lentinacin yang bisa menurunkan kadar kolesterol.

                Kalau jamur ini sudah dimasak, hilangkah khasiatnya?.Dan ternyata zat-zat berkhasiat dalam jamur tidak akan hilang jika dipanaskan atau dicampur dengan bahan lain. Tentu ini merupakan kabar baik buat pecinta jamur. Sambil menikmati lezatnya jamur, kesehatanpun menjadi lebih baik.

 

 

Sumber: Majalah Trubus 247 TH. XXI Mei 1990. Penulis, Della red/bahan: Aderis. P. Saragih, pakar jamur.

 

Update terakhir: October 23. 2021 11:31:44
Pilihan Bahasa