Herbal Anugrah Alam

   Keji Beling untuk Penghancur Batu Ginjal

Daun keji beling (Strobilanthes crispus) di Jawa Tengah biasa disebut Ngokilo berkhasiat melancarkan urine dan menghancurkan batu ginjal/kandung kemih. Daun keji beling yang lonjong hijau gelap dan agak kasar karena berbulu itu mengandung kalium yang pekat sekali (322gr dalam tiap 100gr daun segar), hingga mampu memperlancar air seni.Bahan Herbal |Keji Beling | Keci Beling

Disamping bersifat diuretik kuat yang menggencarkan pembuangan air kecil, kalium juga mampu melunakkan garam-garam kalsiumoksalat dan kalsiumkarbonat yang membantu dalam organ tubuh seperti kantung empedu, kandung kemih, dan ginjal. Batu ini akan larut oleh kalium dalam sari daun keji beling itu.

Proses pelarutan itu tidak radikal hingga mengakibatkan sakit pada saat kencing karena kena pecahan batu tapi sedikit demi sedikit, sehingga yang keluar adalah larutan garamnya, dan bukan pecahan batunya. Akibatnya rasa nyeri dipinggang tempat ginjal perut  bagian bawah tempat kandung kemih, atau perut  bagian atas tempat kantung empedu akan hilang.

Tanaman Obat | Keji Beling | Keci Beling | NgokiloSayang, keji beling ini juga mengandung asam silikat yang terlalu tajam bagi lambung. Jadi daun keji beling tidak dapat digunakan terus menerus dalam jangka panjang. Pemakaiannya harus dibatasi 5 bulan saja, kalau dipakai menggempur batu dalam kandung kemih.  Dan untuk mengurangi ketajamannya, daun ini diramu bersama daun wungu (handeuleum), yang mengandung lendir banyak.

Cara penggunaan daun keji beling untuk menggempur batu dalam kandung empedu, ialah 5 lembar daun keji beling direbus dalam 2 gelas air sampai tinggal separo. Air rebusan diminum seperti minum teh tiap hari sekali, selama 5 bulan.

Pada bulan ke-3, daun itu diberi tambahan 7 lembar daun wungu dan direbus bersama air rebusan diminum seperti minum teh.

Untuk menggempur batu ginjal, 50gr daun keji beling direbus dengan 4 gelas air bersama 7 batang tanaman meniran, sampai air tinggal separo. Air rebusan ini diminum 3 kali sehari, tetapi setiap kalinya hanya sebanyak 1/3 dari jumlah air yang ada tadi.

Kalau yang sakit bukan ginjal, tapi kandung kemih, resepnya agak lain, yaitu segenggam daun keji beling direbus bersama 3-4 tongkol jagung muda dalam air 2 liter, sampai airnya tinggal 1 liter. Air rebusan diminum 2 kali sehari setiap kalinya cukup 1/2 gelas saja.

 

Sumber : Majalah Trubus 262. TH. XXII September 1991. Penulis, Slamet Soeseno 

Update terakhir: October 23. 2021 11:31:44
Pilihan Bahasa