Herbal Anugrah Alam

   Penyakit Kulit dan Tanaman Obat

                Penyakit kulit dan tanaman obat merupakan dua hal yang berbeda tetapi sudah berkawan sejak lama. Nenek moyang kita dahulu selalu menanggulangi penyakit kulit dengan tanaman obat. Berbagai tanaman obat menjadi andalan dalam pengobatan penyakit kulit baik sebagai obat luar maupun obat dalam. Hanya di daerah-daerah tertentu dimana ditemukan sumber alam berupa mineral belerang, telah digunakan juga batuan belerang sebagai campuran untuk obat luar penyakit kulit.

                Kebiasaan turun temurun dalam penggunaan tanaman obat untuk penyakit kulit ini telah membuktikan bukan hanya efektifitasnya tetapi juga keamanannya. Hal ini dibuktikan oleh tidak adanya kasus masal tentang penyakit kulit yang tercatat dalam sejarah. Catatan maupun pengamatan menunjukkan bahwa masyarakat tradisional kita pada masa lampau mampu mengatasi penyakit-penyakit kulit yang ada dengan menggunakan tanaman obat dan bahan alam lain.

                Tanaman obat bukanlah sesuatu yang sederhana tetapi sesuatu yang komplek. Ada ratusan zat dalam tanaman obat yang bersinergi menghasilkan efek-efek farmakologi tertentu. Efek farmakologi yang dimiliki oleh tanaman obat inilah yang berhasil mengatasi berbagai penyebab penyakit kulit maupun gejalanya.

                Pengobatan herbal pada dasarnya adalah pengobatan kausatif, yaitu mengobati dengan cara menanggulangi penyebab. Beberapa penyebab penyakit kulit antara lain alergi, virus, bakteri, amoeba, protozoa, jamur, serangga, cacing, parasit, sinar matahari, air garam, keringat berlebih, benda tajam/kasar, karsinogen, dan genetis.

                Tanaman obat membunuh penyebab, menghilangkan/mengurangi efek buruk penyebab atau memperbaiki kerusakan spesifik yang diakibatkan penyakit.

                Selain kausatif tanaman obat juga bersifat simtomatik seperti menghilangkan radang (anti inflamasi), menghentikan pendarahan (hemostatik), menghilangkan sakit (analgesik), dan menurunkan demam (anti piretik). Tetapi yang istimewa dari tanaman obat ini yaitu sifatnya yang konstruktif membangun organ tubuh yang rusak, sehingga terbukti secara bertahap bekas luka-luka yang ada menghilang.

Salah satu contoh kasus yang sering dijumpai dan penaganan dengan tanaman obat :

Dermatitis anularis/kadas dan eksim

- mimba 1 jumput direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih untuk kompres ditempat yang sakit,  lakukan 2 kali sehari setiap harisampai sembuh.

-daun anting-anting 1 genggam, tumbuk sampai halus, borehkan pada yang sakit, sehari 2 kali.

 

Sumber: Majalah Herba edisi 48. Juli 2006. Penulis, Dr. Prapti Utami.

 

Update terakhir: October 23. 2021 11:31:44
Pilihan Bahasa