Herbal Anugrah Alam

    Kelebihan Menggunakan Ramuan Tradisional sebagai Alternatif Pengobatan

                Dengan situasi negara Indonesia saat ini, harga-harga terus melonjak tinggi, penggunaan ramuan tradisional tentu saja dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan yang lebih menguntungkan. Ada beberapa alasan yang mendukung pilihan tersebut,

1.            Harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat-obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat-obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

2.            Bahan ramuan tradisional mudah didapat di sekitar kita, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga. Cara menanamnya relatif mudah dan tidak membutuhkan halaman yang luas. Selain itu, di pasar-pasar tradisional banyak terdapat kios yang menjual bahan baku obat tradisional.

3.            Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Umumnya,  bahan baku ramuan tradisional berupa bahan tanaman segar, dan penanganannya hanya dengan ditumbuk, diseduh, dibakar, atau direbus. Hal tersebut tentu saja berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan. Obat-obatan itu memerlukan peralatan canggih dalam proses pembuatannya  dan membutuhkan waktu sekitar 25 tahun untuk menjadi sebuah obat yang di akui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Lamanya waktu pengakuan tersebut tak lain untuk melakukan beberapa uji klinis  sampai obat tersebut mencapai  khasiat yang optimum dan memiliki efek samping  yang kecil. Tentu saja proses tersebut membutuhkan biaya yang sangat besar sehingga harganya menjadi mahal. Belum lagi ditambah dengan biaya produksi, biaya promosi, dan biaya pemasaran.

Apakah Ramuan Tradisional Memiliki Efek Samping Negatif?

                Efek samping negatif yang terkandung dalam ramuan tradisional sangat kecil jika dibandingkan dengan obat-obatan medis modern. Alasannya,  bahan bakunya sangat alami atau tidak bersifat kimiawi. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanannya baik, niscaya efek samping negatif obat tradisional tidak perlu dikhawatirkan. Dengan demikian, dalam membuat obat tradisional harus benar-benar diperhatikan tata cara pembuatan dan takarannya. Selain itu, cara pemakaiannya juga harus tepat, dipakai dengan cara dioles, atau diminum.

                Selama ini belum pernah ada laporan dari pengguna ramuan tradisional yang mengalami efek negatif dalam penggunaan ramuan tradisional. Hanya perlu diperhatikan, jangan meminum ramuan tradisional terlalu sering, jika tidak memerlukannya. Banyak orang  yang meminum suatu jenis ramuan tertentu setiap hari, dengan tujuan tertentu pula. Contohnya untuk menjaga stamina atau agar tubuh tetap segar meskipun beraktivitas sepanjang hari. Mengonsumsi ramuan tradisional yang berlebihan hanya akan membuat lambung bekerja ekstra keras untuk mencerna bahan yang tidak perlu. Sementara itu, efek penyembuhan untuk suatu penyakit tidak ada, sehingga menimbulkan masalah baru.

 

Sumber : Buku "Ramuan Tradisional untuk Mengatasi Aneka Penyakit". Penulis, Redaksi AgroMedia. Penerbit, AgroMedia Pustaka, Jakarta 2003.   

 

 

Update terakhir: October 23. 2021 11:31:44
Pilihan Bahasa