Herbal Anugrah Alam

   Ciplukan

(Physalis peruviana, Linn.)

Sinonim:

Physalis angulate. Linn. Physalis minina, Linn.

Familia:

Solanaceae

Nama Daerah:

Morel berry (Inggris), ciplukan (Indonesia), ceplukan (Jawa), cecendet (Sunda), Yor-yoran (Madura), Lapinonat (Seram), angket, kapok-kepokan, keceplokan (Bali), dedes (Sasak), leletokan (Minahasa).

Deskripsi:

Ciplukan merupakan tumbuhan liar, berupa semak/perdu yang rendah (biasanya tingginya sampai 1 meter) dan mempunyai umur kurang lebih 1 tahun. Tumbuhan ini tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai ketinggian 1550 meter diatas permukaan laut, tersebar ditanah tegalan, sawah-sawah kering, serta dapat ditemukan di hutan-hutan jati. Bunganya berwarna kuning, buahnya berbentuk bulat dan berwarna hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna cokelat dengan rasa asam-asam manis. Buah ciplukan yang muda dilindungi cangkap (kerudung penutup buah).  

Bagian yang Digunakan:

Akar, batang, daun, bunga dan buah

Komposisi:

Buah ciplukan mengandung senyawa kimia asam sitrun dan fisalin. Selain itu buah ciplukan juga mengandung Asam Malat, Alkaloid, Tanin, Kriptoxantin, Vitamin C dan gula.

Manfaat:

Ciplukan memiliki manfaat dalam pengobatan untuk mengatasi diabetes mellitus, skit paru-paru, ayan dan borok. 

 

Update terakhir: September 23. 2022 08:49:03
Pilihan Bahasa