Herbal Anugrah Alam

Cepokak Kerabat Terong Yang Kaya Manfaat

Hai Sobat Herbal, siapa yang tidak kenal dengan tanaman cepokak? Tanaman cepokak ini sudah terkenal dengan banyak manfaat dan khasiat lo. Cepokak juga sering digunakan oleh masyarakat untuk mengatasi berbagai mcam penyakit. Dengan kehebatan zat yang ada di dalam tanaman ini, kami akan menyajikan informasi informasi terkait Tanaman Cepokak di sini.

Cepokak (Solanum torvum) merupakan Tanaman yang termasuk kedalam keluarga terong terongan. Tanaman ini juga dikenal dengan nama daerah takokak (Sunda), Trung cawing (Aceh), terong pipit (Melayu), atau rimbang (Minangkabau).

 Tanaman yang dapat tumbuh di tempat tempat yang membutuhkan sinar matahari cukup tersebut merupakan tanaman perdu yang  hamper keseluruhan bagiannya terdapat bulu. Tanaman ini memiliki tinggi 2m – 4m, batang bulat, berkayu, bercabang  berduri, tumbuh tegak, dengan bunga berwarna putih, kelopak berbulu, daun meruncing, pangkal daun meruncing, pertulangan daun menyirip, dan Tanaman ini memiliki system perakaran tunggang.

Di masyarakat pokak atau takokak  biasanya digunakan untuk sebagai sayur baik dimasak ataupun sebagai lalapan makanan. Ekstrak dari Tanaman berguna untuk penngobatan penyakit kulit. Selain itu, takokak juga dimanfaatkan sebagai obat darah tinggi dan penambah nafsu makan. Takokak juga dapat mengatasi berbagai macam penyakit seperti sakit lambung, sakit gigi, batuk kronis, dan anti radang.

Bagian yang sering di manfaatkan pada tanaman cepokak biasanya pada bagian buah, bunga, dan daun. Pada bagian tanaman tersebut mengandung saponin dan flavonoid. Selain itu bunga dan daunnya juga mengandung  alkaloid dan tannin.

Cepokak dapat diperbanyak dengan cara generative. Perbanyakan dengan biji dilakukan dengan membuang daging buah terlebih dulu kemudian baru disemai. Setelah biji yang ditanam tumbuh sekitar 10 cm dan sudah muncul daun muda makan dipindahkan ketempat lahan yang sudah dipersiapkan dengan jarak 60 x 70 cm.

Pemeliharaan tanaman cepokak sangat mudah dilakukan hanya dengan membersihkan gulma dan menggemburkan tanah. Tanaman cepokak ini merupakan tanaman yang tahan terhadap penyakit layu, tidak seperti jenis tanaman terong terongan lainnya. Buah pertama cepokak dapat dipanen setelah berumur sekitar 3-4 bulan dari waktu tanam.

Sumber :  Nursalam Sirait, B. (2009). TERONG CEPOKA ( Solanum torvum Sw.) HERBA YANG BERKHASIAT SEBAGAI OBAT. Warta Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri, Volume 15 Nomor 3, Desember 2009, 15, 10–12.

 

Pilihan Bahasa